Minggu, 05 Juni 2022

5 Tips Olahraga yang Aman Saat Hamil


Tips Olahraga Aman Saat Hamil
Credits: Dokpri


Olahraga Saat Hamil, Amankah?

Salah satu mitos yang ada di masyarakat kita adalah bahwa tidak boleh berolahraga saat hamil. Alasannya dapat menyebabkan keguguran atau minimal kontraksi dini padaa kandungan. Saya jadi teringat pada pengalaman saat hamil si sulung, Dani. Waktu hamil anak pertama, saya lagi semangat-semangatnya mencari info tentang tips kehamilan sehat dari berbagai sumber. Salah satunya adalah bagaimana agar bisa melahirkan secara normal. 

Melahirkan secara normal masih merupakan pilihan bagi mayoritas ibu yang sedang program hamil. Proses melahirkan yang simpel, serta proses pemulihan yang lumayan cepat menjadi alasannya. Akan tetapi, akhir-akhir ini proses kelahiran normal semakin jarang terjadi. Ini disebabkan oleh beberapa hal, seperti kondisi fisik ibu hamil, riwayat kesehatan, atau ibu hamil dengan risiko tinggi.

Ada sebagian masyarakat yang beranggapan bahwa kelahiran caesar atau normal, diputuskan secara tidak bertanggungjawab oleh dokter. Ini merupakan pernyataan yang sangat keliru. Dokter akan sangat mendukung ibu hamil untuk melahirkan secara normal. Akan tetapi, jika riwayat kesehatannya tidak memungkinkan, maka kelahiran akan dilakukan secara caesar. Sebaliknya, jika kehamilan ibu baik-baik saja, maka peluang melahirkan secara normal, sangat bisa dilakukan.  

Nah, salah satu sumber yang saya baca mengatakan bahwa tips saat hamil agar bisa melahirkan secara normal adalah dengan melakukan senan hamil. Gerakan peregangan senam hamil ini dipercaya bisa membantu ibu saat proses kelahiran. Beberapa tetangga di kontrakan saya dulu langsung melarang ketika mengetahui hal ini. Padahal, melakukan olahraga saat hamil sebenarnya tidak apa-apa. 


Tips Olahraga Aman Saat Hamil, yaitu:


Pilih Waktu yang Tepat

Pilihlah waktu yang santai, seperti pagi hari atau sore hari. Saat matahari bersinar tidak terlalu terik. Jangan berolahraga di siang hari. Apalagi jika ibu hamil melakukannya di luar ruangan. Sebaiknya lakukan olahraga ringan di pagi hari, sambil menghirup udara pagi yang segar. Bisa juga ibu hamil melakukan olahraga saat sore hari, sambil mendengarkan musik.


Lakukan Peregangan Ringan

Mulailah kegiatan olahraga dengan melakukan peregangan terlebih dahulu. Bahkan 90% olaharaga yang disarankan untuk ibu hamil, berupa peregangan. Gerakan yang dilakukan, sebaiknya jangan yang sulit-sulit, dan high impact. Cukup lakukan gerakan yoga yang sederhana, dan belajar mengatur pernapasan.


Lakukan Olahrga Ringan


Olahraga Buat Ibu Hamil
Credits: Dokpri


Ada banyak olahraga yang tergolong aman dilakukan oleh ibu hamil. Seperti yoga, berenang, dan senam hamil. Pilihlah jenis olahraga yang sesuai dengan kemampuan fisik. Jangan memaksakan durasi olahraga seperti saat tidak hamil, ya. Oleh karena ada perbedaan melakuka olahraga saat hami, dengan saat tidak hamil. 


Penuhi Asupan Gizi


Jangan lupa jaga asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh ibu hamil. Seorang ibu hamil membutuhkan nutrisi yang lebih banyak daripada ibu yang tidak sedang hamil. Perbanyak konsumsi protein, serat, dan air. 


Bergabung Dengan Komunitas 


Melakukan olahraga sendiri membutuhkan komitmen yang kuat. Tak jarang, ibu hamil merasa malas untuk olahraga sendirian di rumah. Oleh karena itu, sebaiknya bergabung dengan salah satu komunitas olahraga. Seperti komunitas senam ibu hamil yang ada di Klinik Kehamilan Sehat, milik Pak Agus Jatmika Soegiarto.

Klinik Kehamilan Sehat

Klinik Kehamilan Sehat adalah sebuah klinik kesehatan yang menerapkan standar rumah sakit dalam pelayanannya terhadap pasien, namun dengan biaya yang lebih rendah. Kualitas pelayanan yang setara ruamh sakit, seperti:
- Pelayanan yang profesional dan berkualitas tinggi
- Tenaga medis yang tersertifikasi dan berpengalaman
- Jaminan keamanan dengan sarana prsarana yang bersih dan steril

Para calon ibu bisa memilih berbagai pelayanan yang ditawarkan oleh Klinik Kehamilan Sehat, seperti persalinan normal, Merencanakan program kehamilan, senam hamil, pemeriksaan kehamilan, farmasi dan laboratorium, dan pemasangan IUD. 


Penutup

Tidak perlu khawatir jika calon ibu ingin merencanakan proses kelahiran secara normal. Lakukan sesuai arahan dokter, mulai dari asupan gizi, ketenangan batin, serta persiapan fisik yang maksimal. Dokter  pastinya akan membimbing para ibu  hamil yang ingin melahirkan secara normal. Selamat merencanakan proses lahiran, ya :)



Enni Kurniasih
Sekayu, 5 Juni 2022 













5 komentar:

  1. Literasi kehamilan perlu banget ya bagi ibu hamil. Engga boleh mager. Ternyata olahraga penting untuk ibu hamil, asal memilih jenis olahraga yang sesuai saja.

    BalasHapus
  2. Wah, infonya bermanfaat untuk Ibu hamil. Pengetahuan tentang kehamilan menambah rasa tenang dalam menjalani masa kehamilan.

    BalasHapus
  3. Olah raga ternyata sepenting itu juga ya bun untuk ibu hamil hehehe ... Dulu saya termasuk yang mageran hiks hiks

    BalasHapus
  4. Serunya di klinik kehamilan sehat di fasilitasi ya senam hamil dan olahraga ringan untuk bumil. Badan kerasa lebih nyaman emang kalau rutin olahraga selama hamil, tentu harus dikonsultasikan ke dokter dulu..

    BalasHapus
  5. Jangan seperti aku ya bun, mager buat olahraga saat hamil jadinya proses lahiran penuh dengan drama

    BalasHapus

BPR Mitra Parahyangan Bantu UMKM Bertumbuh Saat Pandemi

BPR Mitra Parahyangan Kredit: dokpri Pandemi kemarin benar-benar melulu-lantakan perekonomian. Tidak hanya pedagang kecil, bahkan pengusaha ...