Sebagai seorang full time mom yang urusannya berkutat selama 24 jam di rumah, terkadang Bun capek juga. Bayangin, dari azan Subuh berkumandang sampai Isya udah lewat pun, masih saja ngurusin printilan di rumah. Tempat cucian piring yang hanya sempat kosong beberapa menit, hotwheels dan play dough yang menguasai seluruh lantai rumah hingga keranjang cucian yang selalu ada isinya. Wuihh, mantaplah pokoknya. Semoga ATM juga selalu ada isinya sepanjang hari, sepanjang tahun ya, Maks
Belum lagi urusan antar jemput Dika sekolah serta Daddy yang mondar-mandir ke kebun. Jadwal antar jemput ini agak lenggang kalo pas Daddy tugas ke luar kota. Apalagi sejak Dani di pesantren, tugas antar jemput sekolah ini berkurang drastis. Hehe ... Akan tetapi, rutinitas ke kebun ini cukup menyita waktu dan tenaga. Maklum, Daddy mempunyai impian menjadikan kebun ini sebagai tempat agrowisata ke depannya nanti. Kebayang, banyaknya pe-er yang harus kami kerjakan.
,
Salah satu tugas Bun adalah menyirami tanaman di kebun
Yang suka bikin senewen adalah jika kesibukan tersebut dibarengin dengan deadline pekerjaan. Maklumlah, sejak meng-proklamirkan diri sebagai pebisnis jasa tulisan, alhamdulillah selalau saja ada klien setiap bulannya. Mulai dari artikel untuk konten website, buku-buku untuk project pemerintah serta buku untuk klien perorangan. Memang sih, Bun mempunyai tim untuk mengerjakan beberapa project tersebut, tetapi tetap saja tanggung jawab utama ada pada Bun sendiri.
Terkadang jadwal makan dan tidur suka bergeser jika sudah membicarakan deadline. Asupan yang masuk ke tubuh hanya sekadarnya saja, padahal untuk menulis membutuhkan energi yang tidak sedikit. Jika terjadi terus-menerus, gaya hidup tidak sehat seperti ini sangat merugikan. Bisa mengakibatkan stress berkepanjangan dan juga mendatangkan penyakit.
Udah rajin latihan tapi masih diberi panahan dari paralon.
Sementara dari sisi emosi, bekerja sama dengan tim ini juga harus pinter mengolah perasaan, sebab karakter mereka berbeda satu sama lain. Ada yang emosinya stabil, nggak neko-neko, dan taat deadline. Namun, ada juga yang suka ngeyel dan baperan. So, kalau dipikirin terlalu serius bisa bikin keliyengan sendiri. Makanya Bun butuh something untuk menetralisir semua emosi dalam diri. Apakah itu?
Berikut ini contekan ala Bun, ya:
1. Mulailah setiap pagi dengan doa, sujud syukur pada sang pencipta atas semua berkahnya hingga kita bisa membuka mata kembali pagi ini.
2. Lakukan pekerjaan sesuai to do list dengan urutan yang paling urgent.
Misalnya hari ini hujan sedangkan cucian kemarin belum kering, maka mencuci pakaian hari ini bisa digeser dulu prioritasnya. Lanjutkan dengan list berikutnya. Selalu dahulukan pekerjaan yang sangat mendesak, mendesak dan tidak mendesak.
3. Jangan banyak berjanji, baik kepada anak, suami, orang tua juga kepada klien. Jika sudah menjanjikan sesuatu, maka harus mencatat dan mengingatnya agar tidak lupa.
Nemani Dika Berenang di Pulau Kucing, Maluku Utara
4. Lakukan olahraga
Sejak mengenal terapi the post (the power of self theraphy) Bun rutin olahraga ringan. Seperti panahan dan berenang (nebeng dengan anak-anak), serta berlatih Jin Jin Du Li (mengangkat satu kaki sambil istifar dan mengatur napas). Kalo suka nonton film Jet Li, bisa lihat gaya doi kalo melakukan Jin Jin Du Li. Awalnya Bun berlatih Jin Jin Du Li hanya selama 20-30 hitungan. Alhamdulillah, sekarang udah bisa sampai 100 hitungan untuk kaki kanan dan kiri. Jin Jin Du Li fungsinya untuk menyeimbangkan saraf, mengatasi pikun, demensia, parkinson, sakit tulang belakang, diabetes, jantung serta membuat tulang dan sendi menjadi sehat serta awet muda.
5. Minum antioksidan
Lemon dipercaya mengandung anti oksidan yang bagus untuk kesehatan. Sayangnya, rasanya yang terlalu asam nggak kuat di mulut Bun. Kalau lagi rajin sih, biasanya Bun tambahin satu atau dua sendok madu, tapi lebih banyak malasnya daripada rajinnya. #tutupmuka
Minuman madu lemon yang #AsikTanpaToxic
Nah, kemarin Bun nemu minuman yang enak banget, yaitu NATSBEE Honey Lemon. Awalnya Bun agak ragu dengan minuman yang mengandung Vitamin C. Udah nyoba beberapa brand, tapi rasa lemonnya terlalu dominan. Dan lagi-lagi, indera pengecap Bun nggak kuat. Akan tetapi, minuman madu lemon ini beda, walaupun warnanya sama dengan minuman sejenis. Perpaduan antara lemon dengan madu membuat rasanya segar, tanpa rasa asam dan manis yang terlalu dominan. Rasa asam dari lemon dan manis madunya seimbang. Minuman madu lemon ini berfungsi untuk mengikat zat-zat berbahaya yang ada di dalam tubuh serta membuangnya. Zat-zat berbahaya atau toksin ini masuk ke dalam tubuh tanpa kita sadari. Biasanya dari polusi udara atau gaya hidup yang kurang sehat.
Ngaruh banget untuk stamina Bun
Bagaimana dengan anak-anak? Apakah minuman madu lemon ini aman bagi mereka? Kalo Dika dari awal mencoba, dia langsung menyukai rasa NATSBEE Honey Lemon. Sepertinya so far so good-lah diminum oleh anak-anak. Setiap pulang sekolah, dia selalu minum dari stok yang Bun taruh di mobil. Selain itu minuman madu lemon ini mengandung Vitamin C yang bagus untuk meningkatkan stamina tubuh. Apalagi sekarang udah masuk musim hujan, ya. Jadi stamina tubuh harus betul-betul dijaga.
Stok Natsbee Honey Lemon di rumah
Oleh karena itu, mulai sekarang Bun selalu nyetok minuman NATSBEE Honey Lemon di rumah. Minimal 2-4 botol harus ada di kulkas, biar nggak repot harus sering keluar rumah. Harganya sangat terjangkau dan ngedapĂ tinnya juga cukup mudah. Percaya deh, sakit itu nggak ada enak-enaknya sekalipun Mak punya asuransi VVIP. So, jangan lupa jaga selalu sehatmu sekarang juga dengan NATSBEE Honey Lemon.#AsikTanpaToxic ya, Maks