Sabtu, 04 September 2021

Dengan 5 Budaya Kerja Ini, Indari Mastuti Menjalankan Indscript Creative di Masa Pandemi


 

Saya mengenal Indscript Creative sekitar akhir 2013, ketika mengikuti Sekolah Perempuan angkatan pertama. Sekolah Perempuan adalah sekolah menulis online yang di gawangi Indari Mastuti, bersama dengan teman-temannya, Anna Farida, Julie Nava, dan Ida Fauziah. 

 

Indari dan Buku Terbarunya
Credits: Telegram Stokis


Kelas menulis ini berhasil menjadikan outline saya  yang berjudul Membentuk Karakter Anak dari Rumah disetujui oleh Elex Media, dan berhasil diterbitkan tahun 2014. Saya juga sempat terpilih sebagai tim penulis Indscript Creative dan mengerjakan beberapa project buku. Baik berupa buku solo, maupun menulis buku sebagai seorang ghost writer. 

 

Mengenal Indscript Creative

Indscript Creative berdiri 2007, dengan motivasi untuk berdaya guna dari rumah, sambil mengurus keluarga. Awalnya banyak yang mengira kalau Indscript adalah sebuah penerbitan. Padahal Indscript adalah sebuah agensi naskah, yang menghubungkan para penulis buku dengan penerbit. Tercatat beberapa penerbit besar yang loyal bekerja sama dengan Indscript. Seperti Gramedia, Elex Media, dan Penebar Swadaya.

 

Awal Mula Berdirinya Indscript Creative

Tahun1996

Indari Mastuti memulai kariernya sebagai penulis artikel. Saat itu, Indari masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas. Tulisannya menghiasi berbagai media cetak saat itu. Hingga saat ini Indari sudah menulis sekitar 300 judul buku, dengan berbagai tema.


2004

Mulai menulis buku untuk  berbagai penerbit di Indonesia. Permintaan menulis buku ini sangat banyak, hingga Indari merasa membutuhkan tim penulis.


2007

Ketika memutuskan untuk menikah pada tahun 2007, Indari merasa bahwa pekerjaannya sebagai seorang manager marketing tidak cocok sebagai seorang ibu rumah tangga. Alasannya karena sering bepergian ke luar kota, sehingga khawatir tidak bisa mengurus keluarga. Oleh karena itu, Indari memutuskan untuk berbisnis dari rumah, dengan mengusung jasa penulisan buku. Ia pun mulai merekrut tim penulis, untuk membantunya. Waktu itu bisnis penulisannya masih menggunakan brand Indari Mastuti.

 

2008

Tahun 2008, nama Indari Mastuti berganti menjadi Indscript Creative, yang maknanya diambil dari nama awal Indari, Script yang berarti tulisan, yang Insyaallah selalu Creative. Bersama dengan suami tercinta, Deky Tasdikin, Indari membesarkan Indscript Creative, hingga bisa merambah ke bisnis lainnya.

 

Guidance Book Indscript Creative
Credits: Telegram Stokis

Lini Usaha Indscript Creative

 

1.      Agensi Penulis (2007)

Pada mulanya, Indscript Creative hanya sebagai Agensi Penulis, yang menghubungkan penulis dengan penerbit, seperti Kompas Gramedia, Elex Media, Penebar Swadaya.  Indari juga merekrut penulis dari kalangan ibu-ibu rumah tangga. Sesuai dengan visi dan misnya untuk memerdayakan ibu-ibu dari rumah.

 

2.      Jasa Penulisan Buku Biografi (2009)

Indscript mengembangkan jasa penulisan buku biography. Klien pertama mereka waktu itu adalah, Browies Amanda. Kemudian menyusul  Teh Nini, Ibu Atalia Ridwan Kamil, dan Ibu Siti Oded.

 

3.      Membangun Bisnis Direct Selling (2015)

Produk pertama yang dihasilkan adalah board, papan impian, papan target, dan to do list bagi mompreneur, anak-anak, dan siapa saja yang membutuhkan panduan untuk mengejar target tertentu. Selain itu ada juga Guidance Book, berupa buku panduan dalam berbisnis. Terdapat banyak tema yang menarik. Seperti Kejar Omzet 10 Juta Setiap Hari, Cara Mencari Target Market, CS Direkrut Omzet Dilecut, Ceritain Lalu Closingin, Laris Jualan Apa Saja, dan masih banyak judul Guidance Book lainnya. Indari mencetak sendiri Guidance Book ini dan mendistribusikan sendiri, melalui pasukan reseller-nya yang mencapai ribuan orang, dengan berbagai level.

 

4.      Membangun Percetakan Sendiri (2020)

Demi mendukung peserta yang belajar menulis buku dengannya, Indari membangun percetakan sendiri. Tujuannya agar para peserta kelas menulis ini bisa langsung mewujudkan buku mereka, tanpa harus mengantri lama di penerbit.

 

5.   Membangun Agensi Blogger, Platform Marketplace terhubung.co.id, dan Membangun Channel Rumah The Iin. (2021)

Seperti halnya agensi penulis, Indscript Creative juga membangun agensi blooger. Tujuannya untuk menjembatani para blogger dengan brand-brand yang ingin bekerjasama dalam campaign-campaign produk atau jasa mereka. Selain itu, Indari membangun platform marketplace khusus buat perempuan. Platform ini adalah terhubung.co.id yang diperuntukkan bagi para stokist di jaringan Indscript. Stokist ini ujung tombak pemasaran produk-produk Indscript. Seperti celengan target, wadah bumbu, serum whitening, buku-buku, dan kelas-kelas training khusus untuk perempuan. Indari membangun channel Rumah The Iin di Youtube. Channel ini memuat konten tentang pernikahan dan kehidupan rumah tangga Indari bersama dengan suaminya, Deky Tasdikin.


Kuat Melewati Krisis

Seperti halnya bisnis-bisnis lainnya, Indscript Creative juga pernah mengalami masa pahit kebangkrutan. Di tahun 2010, Indari sempat melakukan kesalahan dalam bisnis jasa penulisannya. Kurangnya control terhadap kualitas tulisan yang dihasilkan oleh para tim penulisnya, membuat ia menghadapi complain dari klien. Indari sempat terpuruk, dan bersedih. Bahkan kendaraannya sempat diambil pihak leasing. Karyawannya yang berjumlah 16 orang, dengan sangat terpaksa harus dilepas, hingga akhirnya hanya sisa 3 orang.

 

5 Budaya Kerja Indscript

 


          Akan tetapi . kesedihannya hanya sementara saja. Ia langsung berburu training, menambah ilmu           bisnis, mengikuti kompetisi bisnis, dan mendirikan komunitas. Hasilnya, Indari berhasil                          memenangkan berbagai kompetisi bisnis tersebut. Di antaranya adalah Indari terpilih sebagai                  Perempuan Inspiratif Nova (2010), dan juara 2 Wirausaha Muda Mandiri (2012). 

          Pada masa itu juga, Indari merasa membutuhkan teman untuk saling menguatkan. Oleh karena              itu, ia mendirikan komunitas IIDN (Ibu-ibu Doyan Nulis) yang beranggotakan 22 ribu, dan IIDB           (Ibu-ibu Doyan Bisnis) yang beranggotakan 130 ribu orang.  

Di awal tahun 2020 yang lalu, Indscript juga sempat merasakan deg-degan, karena  pandemi yang melanda dunia, memukul telak perekonomian Indonesia. Banyak bisnis yang tumbang akibat pandemi ini. Indari Mastuti mengatakan bahwa, untuk bisa bertahan di masa krisis ia, menanamkan lima budaya kerja di Indscript. Yaitu:

1.      Kreatif

Indari Mastuti sangat kreatif membaca peluang yang ada. Seperti awal tahun 2021 saat masyarakat harus berhemat, maka Indscript mengedukasi budaya menabung dengan memasarkan produk celengan target. Celengan ini memiliki tema sesuai dengan tujuan menabung masing-masing orang. Ada celengan haji, celengan umroh, celengan qurban, celengan lunas utang, celengan anak, dan lainnya.

 

2.     Inovatif

Setiap hari selalu ada inovasi baru di Indscript. Mulai dari materi training yang selalu upgrade, metode penyampaian materi, hingga media sosial yang digunakan. Indari selalu melakukan inovasi terhadap produk dan jasa yang ditawarkan oleh Indscript Creative.

 

Inovasi terbaru Indscript, produk basreng
Credits: Telegram Stokist

  3.     Inisiatif

Budaya kerja berikutnya yang dilakukan Indari pada tim-nya adalah inisiatif dalam melakukan perubahan, inisiatif dalam melakukan pembinaan kepada tim dan reseller. Pendekatan yang kekeluargaan memberikan sentuhan tersendiri, sehingga tim rela bekerja secara maksimal untuk mencapai target.

 

4.      Pembelajar

Menjadi tim Indscript artinya harus siap belajar apapun dan kapanpun. Indari sendiri adalah seorang pembelajar sejati. Bahkan, saat mengalami kebangkrutan pun, ia tetap belajar. Setiap kali, ia habis belajar ilmu baru, pasti akan ditularkannya pada tim Indscript dan pasukan reseller-nya.

 

5.     Komunikatif

Salah satu kunci keberhasilan Indscript adalah komunikasi. Bagaimana menjalin komunikasi dengan tim, komunikasi dengan pasukan reseller, dan komunikasi dengan pelanggan. Bahkan, Indari juga membina komunikasi terhadap klien yang complain, dan mengubahnya menjadi closing-an.

 

Terbukti, dengan 5 budaya kerja yang dilakukan oleh Indari Mastuti, bisa membuat Indscript Creative tetap survive. Di tengah masa pandemi seperti sekarang, Indscript justru memerdayakan ibu-ibu rumah tangga, sehingga bisa tetap mendapat penghasilan dari rumah.  Happy Milad ke-14 buat Indscript Creative tercintaa..


Rabu, 16 Juni 2021

Berikut, 7 Rekomendasi Reward Ketika Anak Berprestasi di Sekolah

 Memberikan reward atau hadiah pada anak-anak merupakan sesuatu yang dibolehkan, bahkan disarankan oleh para ahli. Ini merupakan bentuk apresiasi yang kita berikan atas prestasi mereka. Ada yang beraggapan bahwa dengan menjanjikan hadiah bagi anak, akan membuat mereka melakukan sesuatu dengan pamrih. Melakukan yang terbaik dengan mengharapkan hadiah.

Tanpa terasa, sebentar lagi anak-anak akan menghadapi ulangan semester. Orang tua mulai mewanti-wanti agar anak-anak belajar dengan rajin. Mulai mengulang-ngulang materi pelajaran, mengerjakan soal-soal latihan, dan melakukan evaluasi terhadap hasil belajar anak. Anak-anak juga diikutkan berbagai les tambahan sesuai dengan bidang studi yang diinginkan.

1. Jaket

Anak-anak sangat membutuhkan jaket, khususnya saat memasukki musim hujan seperti ini. Berikan hadiah berupa jaket dengan desain favorit mereka. Misalnya, desain artis pujaannya, atau tokoh kartun favorit mereka. Dijamin, mereka akan menyukai reward seperti ini. Jaket, hoodie, atau sweater merupakan atribut yang penting bagi anak-anak yang suka fesyen. Tidak hanya sebagai pakaian pelindung dari cuaca dingin, tetapi sebagai aksesoris pelengkap penampilan. Mereka mengetahui jaket, hoodie, dan sweater terbaru yang lagi trend.  Oleh karena itu, memberikan jaket, hoodie, atau sweater sebagai hadiah atas prestasi mereka merupakan pilihan yang tepat.

Jaket 
Credits: Pexels.com


2. Sepeda

Memiliki sepeda adalah impian setiap anak. Mereka akan berlomba belajar mengendarainya bersama teman-teman sepermainan. Siapa yang paling duluan bisa naik sepeda, akan dianggap hebat. Oleh karena itu, memberikan reward sebuah sepeda tidak pernah basi bagi anak-anak. Setiap tahun, model sepeda akan berganti dan anak-anak menyukai perkembangan pada sepeda mereka. Memberikan reward sepeda juga bisa menginspirasi agar mereka mengendarai sepeda untuk ke sekolah, khususnya bagi anak-anak yang sudah besar. Dengan demikian, akan mengurangi potensi polusi udara, bukan? Selain itu, mereka menjadi terbiasa untuk berolahraga sepeda. Badan menjadi lebih sehat, dan uang transport menjadi aman.


Sepeda
Credits: Pexels.com


3. Gawai

Saat sekolah dilaksanakan secara daring seperti sekarang ini, memberikan reward berupa gawai merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak. Selama ini, tidak semua anak mempunyai gawai sendiri. Mereka harus menunggu orang tua pulang dari kantor untuk meminjam gawai dan mengerjakan tugas sekolah. Inilah yang  menyebabkan banyak anak-anak terlambat mengumpulkan tugas sekolah atau bank soal . Perubahan fungsi gawai sebagai sarana belajar ini, membuat banyak orang tua yang memberikan hadiah berupa gawai bagi anak-anak yang berprestasi.

4. Alat Musik

Anak-anak yang suka bermain musik perlu mendapat dukungan dari orang tua. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah, bisa dengan memberikan reward berupa alat musik pada mereka. Memainkan alat musik merupakan salah satu keahlian yang akan menjadi nilai tambah bagi anak-anak. Tak jarang program-program beasiswa melihat keahlian tersebut sebagai bahan pertimbangan saat memilih kandidat beasiswa. Bahkan Program Pertukaran Pelajar pun melihat keahlian lain pada anak-anak yang menjadi kandidat program. Alat musik yang banyak dimainkan oleh anak-anak adalah gitar, biola, dan piano.  

Piano
Credits: Pexels.com


5. Alat Tulis

Reward berupa alat-alat tulis merupakan sesuatu yang tak lekang dimakan zaman. Anak-anak pun selalu membutuhkannya. Akan tetapi, sebagai hadiah kita bisa memberikan hadiah alat tulis yang sedikit berbeda. Misalnya alat tulis kualitas terbaik atau alat tulis yang bertuliskan nama mereka. Zaman sekarang alat-alat tulis custom seperti itu, sangat mudah dipesan. Bahkan, tidak harus order dalam jumlah yang banyak, untuk membuat alat tulis custom. Bayangkan, betapa mereka akan bangga jika menggunakan alat tulis bertuliskan nama sendiri, bukan? 

6. Liburan

Siapa yang tidak suka liburan? Mm, anak-anak pasti senang sekali jika mendapatkan hadiah berupa liburan ke tempat favorit mereka. Khususnya setelah melewati masa-masa ujian yang berat, tentu menyenangkan jika bisa pergi liburan. Akan tetapi, karena sekarang masih dalam masa pandemi, keinginan liburan harus sedikit ditahan. Kita bisa menikmati liburan di daerah masing-masing saja. Bukankah Indonesia memiliki banyak tempat-tempat dengan pemandangan yang indah. Menikmati suasana sejuk pegunungan atau sekadar menikmati pisang goreng di tepi pantai daerah masing-masing. Anak-anak di perkotaan, bisa melakukan liburan dengan stay cation di hotel setempat.  Manfaatkan voucher-voucher yang banyak di-share oleh pihak hotel dan agen perjalanan. Jangan lupa, tetap menerapkan protokol kesehatan, ya 


7. Perlengkapan Gaming

Hampir semua anak zaman sekarang menyukai game online. Bahkan tak sedikit dari mereka yang bercita-cita menjadi youtuber gaming. Jika anak-anak memiliki minat seperti itu, jangan buru-buru memarahinya. Orang tua sebaiknya mencari informasi terlebih dahulu tentang plus-minus seorang youtuber gaming. Ini dilakukan agar tidak terjadi perang dingin antara orang tua dan anak. Nah, anak-anak yang mempunyai minat sebagai youtuber gaming, sangat cocok jika diberikan reward berupa perlengkapan gaming. Seperti layar yang lebih nyaman, mikrofon, laptop, kamera, atau headset.


Tidak perlu diberikan semua sekaligus. Cukup berikan item yang memang sangat dibutuhkan oleh anak. Misalnya, menggantikan alat terdahulu yang sudah tidak maksimal fungsinya. Pemberian ini tidak hanya sebagai hadiah atas prestasi anak, melainkan juga sebagai bentuk restu kita terhadap minat anak-anak. Hanya saja, anak-anak harus tetap dalam pengawasan orang tua, agar mereka tidak terjebak dengan game online yang saja, melainkan juga mengakses blog pendidikan . Ini juga bisa menjadi ajang negosiasi dengan anak. Mereka akan rajin belajar, jika diizinkan bermain maksimal 1 jam sehari. Buat perjanjian dengan mereka, khususnya buat anak-anak yang menuju remaja. Mereka harus belajar cara menghargai waktu dan tidak menyia-nyiakannya dengan bermain sepanjang hari. 


Pemberian reward atas prestasi anak-anak ini, boleh-boleh saja dilakukan. Dengan harapan bisa menambah semangat belajar mereka, menjadi lebih baik. Meningkatkan semangat juangnya saat menghadapi kesulitan dalam belajar. Akan tetapi, intensitas pemberian reward ini jangan terlalu sering. Dikhawatirkan akan membuat anak-anak  pamrih dalam melakukan sesuatu. Mereka hanya akan berusaha dengan keras jika diiming-iming dengan hadiah. Tentunya kita tidak menginginkan mereka bersifat seperti itu, bukan? Oleh karena itu, bijaklah saat ingin memutuskan untuk memberikan reward pada anak. Jadikan reward sebagai sebuah kejutan yang tidak diduga, bukan sesuatu yang wajib diberikan pada mereka. 


Kamis, 03 Juni 2021

Geliat Pemberantasan Kusta Saat Pandemi di Indonesia

Setahun terakhir ini, kita disibukkan dengan pandemic Covid-19 yang memakan banyak korban jiwa. Virus yang menyerang saluran pernapasan ini merupakan penyakit menular yang menyebar dengan cepat. Ini membuat banyak aktivitas publik yang dibatasi. Tidak hanya di bidang pendidikan, dan ekonomi, bahkan di bidang layanan kesehatan pun dibatasi. Kegiatan di puskesmas-puskesmas juga dibatasi, sehingga penanggulangan beberapa penyakit sedikit terhambat. Termasuk penyakit kusta, yang di Indonesia menduduki peringkat ke-3 di dunia, setelah India dan Brasil, menurut data dari WHO. 


Kusta Bukanlah Penyakit Kutukan

Penyakit kusta masih merajalela di Indonesia, hal ini karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri. Ini karena ada stigma negatif di lingkungan masyarakat terhadap penderita kusta. Selain itu kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap penyakit kusta itu sendiri. Oleh karena itu NLR bersama dengan Ruang Publik KBR mengadakan talk show live Youtube tentang Geliat Pemberantas Kusta dan Inklusif Disabilitas pada Senin, 31 Mei 2021. Hadir sebagai pembicara adalah:

1. Komarudin, S.Sos. M.Kes selaku Wasor Kusta Kabupaten Bone

2. DR. Rohman Budijanto, SH, MH selaku Direktur Eksekutif The Jawa Pos Institut of Pro-Otonomi-JPIP Lembaga Nirlaba Jawa Pos yang bergerak di bidang otonomi daerah.


Talkshow Ruang Publik Tentang Kusta
Credits: Dokpri


Gejala yang sering ditemukan pada penderita kusta: 

Bercak-bercak Kusta ditularkan oleh kuman kusta atau mycobacterium leprae. Kusta merupakan penyakit menular, tapi tergolong sangat sulit menular. Berdasarkan survy yang dilakukan oleh NLR Indonesia, dari 100 orang yang terpapar kusta, hanya 3 orang yang tertular dan perludiobati. Jika menemukan bercak-bercak seperti itu, segeralah memeriksakan diri ke puskesmas terdekat. 

Selama pandemi Covid-19 ini, memang temuan kasus penderita kusta menurun. Hal ini karena aktivitas di puskesmas sendiri dibatasi, sehingga penanganan terhadap kusta tidak maksimal. Jumlah pasien yang datang berobat ke puskesmas dibatasi, dan jam operasional puskesmas pun dibatasi. Masyarakat pun, enggan datang ke puskesmas jika hanya menderita sakit ringan saja. Sedangkan gejala kusta dianggap ringan karena mirip dengan penyakit kulit lainnya. 

NLR Indonesia tak henti-hentinya melakukan edukasi terhadap masyarakat tentang pentingnya memeriksakan diri sedini mungkin. Ini penting dilakuka agar kusta tidak mengakibatkan disabilitas bagi penderitanya. 



Tentang NLR Indonesia
NLR Indonesia adalah organisasi non profit yang mendorong pemberantasan kusta dan inklusi disabilitas yang diakibatkan kusta.

Dengan adanya edukasi yang dilakukan oleh NLR Indonesia ini, diharapkan tingkat kesadaran masyarakat terhadap gejala kusta dan akibat yang ditimbulkan oleh kusta, akan semakin tinggi. Edukasi ini juga diharapkan bisa menghilangkan stigma negatif masyarakat terhadap penderita kusta, dan mantan penderita kusta. Para pemilik usaha pun, bisa mencontoh Jawa Pos yang menerima pekerja dari kalangan disabilitas. Sehingga, para mantan penderita kusta ini tidak kesulitan mencari pekerjaan. Baik di masa normal maupun di masa pandemi seperti sekarang. Mari bersama-sama kita peduli terhadap kusta dan pemberantasannya di Indonesia, demi terwujudnya Indonesia Bebas Kusta

Rabu, 19 Mei 2021

Ceriakan Harimu Dengan MoodScentTM dari Cussons Baby Powder

 

Pernah mendengar pujian seperti ini..“Mm, wangimu seperti bayi.”

Jangankan anak-anak, emak-emak seperti saya pun pasti akan senang jika dibilang wangi seperti bayi.

Sekali waktu, ada yang memuji, “Wah, kulitmu halus seperti kulit bayi.” Jika mendapat pujian seperti ini, emak manapun pasti akan merasa happy.

Yup, wangi bayi merupakan wangi yang tidak bisa ditolak siapapun. Oleh karena itu, produk toiletries bayi disukai dan digunakan, tidak hanya oleh bayi saja. Bahkan, anak remaja, dan orang tua pun banyak menggunakan toiletries bayi. Khususnya bedak bayi.

 Ngomong-ngomong soal bedak bayi, emak pasti tidak asing lagi dengan Cussons Baby Powder, bukan? Hampir semua pernah menggunakan Cussons Baby Powder.  Saya sendiri, terakhir memiliki bayi sendiri itu, sekitar 11 tahun yang lalu. Akan tetapi, bedak bayinya sampai sekarang masih ada di rumah. Anak-anak sudah terbiasa dengan formula Cussons Baby Powder  serta wanginya yang lembut. Apalagi sekarang Cussons Baby Powder memiliki tiga wangi baru, yaitu:

-           Sakura, untuk membangkitkan mood love bayi saat merasakan sentuhan ibu yang penuh cinta dan kasih sayang.

Cussons Baby Powder variant Sakura
Credits: Cussonsbaby.co.id


-           Vanilla, untuk membangkitkan mood relax, yang membuat bayi merasa lebih nyaman.

Cussons Baby Powder variant Vanilla
Credits: Cussonsbaby.co.id



-           Mixed Berry, untuk membangkitkan joy, yang membuat bayi lebih ceria.

Cussons Baby Powder Berry
Cussons Baby Powder variants Berry
Credits: Cussonsbaby.co.id


Tidak hanya itu, wangi baru ini juga diformulasikan dengan inovasi
Moodscent, yang mendukung kenyamanan dan kesegaran pada bayi. Moodscent juga membantu meningkatkan emosi positif, dan meningkatkan ikatan antara bayi dan orangtua.

Saya masih ingat, dulu setiap anak-anak habis mandi, saya taburkan bedak di tubuh mereka sambil di usap-usap perlahan. Usapan ini seperti pijatan yang menstimulus saraf-saraf mereka. Tadinya saya melakukan hal tersebut, sesuai dengan arahan dari dokter anak, tempat saya biasa melakukan imunisasi.

 

Ternyata pijatan ini ada penelitian, loh.

Profesor Francis McGlone, salah seorang pakar neuroscience terkenal telah bekerja sama dengan tim riset Cussons. Mereka memahami bahwa sentuhan lembut pada bayi dapat memengaruhi emosi dan perkembangan otak bayi. Profesor dari Liverpool JM University, UK ini memaparkan temuannya akan efek sentuhan lembut pada bayi. Kita sering mendengar bahwa seorang bayi yang dilahirkan premature, dianjurkan untuk sering diberikan sentuhan oleh ayah dan ibunya, bukan? Ini karena sentuhan sentuhan pada bayi akan mendukung system kekebalan tubuh, memengaruhi suasana hati, tingkat stress, serta manfaat positif lainnya.


Titik Sentuhan
Credits: Cussonsbaby.co.id


Benefits of Touch for baby’s development 

-      -    Sentuhan merupakan elemen penting bagi system kekebalan bayi.

-   -    Efek sentuhan dapat memengaruhi perkembangan fisik, kemampuan bahasa, kognitif, emosional, dan kompetensi sosial.

-     -    Sentuhan dapat yang dapat meningkatkan hormone cortisol yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.

I    

     Certain application of touch

-  Penelitian mengatakan bahwa Neurofibre yang ada di tubuh kita, akan merespon secara optimal setiap sentuhan yang didapatnya.

-    Neurofibre banyak terdapat di daerah belakang kepala, sekitar wajah, dan sekitar daerah perut.

-  Secara jangka panjang, sentuhan pada bayi akan berdampak positif bagi dirinya untuk mengendalikan stress.


Important correlation of Touch, Product, and Fragrance 

-    Produk yang berkualitas seperti Cussons Baby Powder, dapat merangsang fungsi neurofibre menjadi lebih optimal. 

-    Tiga pilihan aroma yang menyertai sentuhan dapat membuat bayi mengenal hubungan harmonis antara sentuhan dengan aroma yang menyenangkan.

-    Memberikan banyak pilihan bagi orangtua untuk memilih wangi yang cocok untuk bayi-bayi mereka. 


Mm, ternyata sentuhan lembut pada bayi jangan dianggap remeh ya, Maks. Manfaatnya banyak sekali. Apalagi kalo menggunakan Cussons Baby Powder yang super wangi, dijamin sentuhan kita akan semakin dinikmati oleh bayi. Truss, kalo udah nggak punya bayi, batita, balita, bahkan manula pun bisa tetap menggunakan Cussons Babby Powder, kok. Insyaallah, pikiran menjadi lebih santai, dan terhindari dari stress. 

Senin, 16 November 2020

Canangkan Program Produksi Konsumsi untuk Kesejahteraan Pangan Indonesiaku

 

Jika saya menjadi pemimpin, apa yang akan saya lakukan untuk Indonesia? Pertanyaan ini terngiang-ngiang di telinga, saat melihat kondisi Indonesia akibat demo beberapa waktu yang lalu. 

Padi
pexels.com


Indonesiaku yang indah dengan segala keanekaragamannya, saya beruntung bisa mengunjungi berbagai wilayah di Indonesia tercinta. Ini karena profesi suami sebagai konsultan tenaga ahli yang sering mendamping para kepala daerah di berbagai wilayah Indonesia.

Suami tidak hanya mengajak melihat tempat-tempat wisata dengan pemandangan yang indah. Beliau juga mengajak saya dan anak-anak melihat daerah pesisir Maluku yang masih terbelakang, serta daerah-daerah terpencil lainnya. Melihat dan menyaksikan bagaimana kehidupan sehari-hari mereka. Bahkan, kami selalu menyempatkan untuk live in minimal sehari semalam di desa tersebut. 

Masyarakat yang tidak terjangkau fasilitas air bersih dan listrik, serta masyarakat yang kehidupannya masih jauh dari layak. Melihat dari dekat kehidupan masyarakat pesisir di Maluku, dan di desa-desa terpencil lainnya. Kita pernah mengenal sebuah keluarga yang hanya bisa memasak bubur untuk santapan sehari-hari. Bukan bubur ayam dengan berbagai topping buat sarapan, bukan semewah itu. Ini hanya bubur nasi yang ditabur sedikit garam buat menimbulkan rasanya, dan dimakan tanpa topping apapun. Betul-betul hidangan yang sangat minimalis. Ironisnya ini bukan buat sarapan, melainkan untuk hidangan utama yang hanya bisa mereka santap sekali sepanjang hari.

Saya pun pernah mengenal someone yang merebus air dengan potongan bawang merah sebagai lauk makan anaknya. Yup, si anak hanya makan nasi dengan kuah bening tanpa sayur. Masih beruntung mereka mempunyai nasi. Beruntung, saya melihat kejadian ini, sehingga bisa berbagi sedikit rezeki yang kami punya. Akan tetapi, berapa banyak masyarakat yang kehidupannya seperti, dan luput dari pantauan kita dan pemerintah?

 

Pemerintah memang mencanangkan berbagai program untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Akan tetapi, masih ada saja masyarakat yang betul-betul membutuhkan bantuan, yang tidak terdata oleh dinas terkait. Entah salahnya di mana?

Ketika bicara tentang kesejahteraan pangan, kita akan menuju ke sektor pertanian dan para petani sebagai penggeraknya. Dilansir dari msn.com (28/08/2020), Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa jumlah petani di Indonesia berkurang drastis. Sebelumnya jumlah petani mencapai 34, 58 juta dan sekarang jumlah petani mencapai 33, 4 juta petani. Padahal untuk mencapai ketahanan pangan, Indonesia harus mempunyai regenerasi petani. Anak-anak muda diharapkan memiliki keinginan untuk menjadi petani. Akan tetapi, kesan petani yang kotor dan berpenghasilan rendah tentu tidak menarik bagi anak-anak urban zaman sekarang. 

Peran generasi muda saat ini sangat dibutuhkan. Indonesia mencanangkan tahun 2021 sebagai Tahun Ketahanan Pangan Indonesia. Jika ingin ini berhasil, pemerintah harus menggaet sebanyak mungkin masyarakat, khususnya anak muda untuk mau "bertani". 


Kamis, 17 September 2020

Review: Lister.co.id Sebagai Solusi Meningkatkan Skor IELTS Anda

Sewaktu masih kuliah dulu, saya bercita-cita ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri, atau sekalian bekerja dan tinggal di luar negeri. Mungkin, karena pengaruh dari novel-novel John Grisham dan N.H. Dini yang sering saya baca di sela-sela jadwal kuliah. John Grisham mendeskripsikan dengan sangat baik setiap kota yang menjadi latar belakang cerita di novelnya. Ini membuat saya larut dan membayangkan berada di kota-kota tersebut. Mulai dari keindahan kota Paris, Roma, New York yang hiruk pikuk, serta London yang anggun. Begitupun dengan N.H. Dini, yang begitu apik menceritakan setiap kota yang menjadi latar belakang ceritanya.


Belajar Online

Credit: Pexels.com

Impian ini membuat saya nekat belajar bahasa Inggris dengan fasilitas seadanya. Sewaktu SMP, orang tua belum menganggap perlu untuk mengikuti kursus bahasa Inggris. Oleh karena itu, saya belajar dengan mengandalkan film-film yang ada di televisi. Bahkan, saya menyiapkan sebuah buku tulis khusus, untuk mencatat  setiap dialog yang bisa ditangkap telinga saya waktu itu.

Seperti kata ... “any body home?, are you there?, let it be me”. Ini saya pelajari dari menonton film, dan masih banyak lagi ungkapan-ungkapan yang berhasil saya catat saat masa SMP hingga SMA. Baru setelah duduk di bangku kuliah, saya ikut kursus bahasa Inggris di salah satu lembaga bahasa di Palembang.

Sayangnya, waktu itu info tentang persiapan kuliah ke luar negeri masih minim. Yup, saya generasi 90-an, di mana internet belum meluas seperti sekarang. Anak-anak sekarang yang berencana untuk kuliah ke luar negeri, tinggal browsing saja di internet, maka info-nya akan bermunculan. Mulai dari universitas yang menjadi rekomendasi, program-program beasiswa, hingga persiapan untuk kuliah ke luar negeri. Bahkan, terdapat grup-grup di media sosial khusus untuk kuliah dan bekerja ke luar negeri. Salah satu persiapan yang harus mendapat perhatian lebih adalah kemampuan berbahasa Inggris. Standar kemampuan bahasa Inggris Internasional yang dipakai di dunia adalah IELTS atau Internasional English Language Testing System. IELTS akan menguji kemampuan berbahasa Inggris Anda, mulai dari mendengarkan (listening), menulis (writing), berbicara (speaking), dan membaca (reading).

Pandemi yang melanda dunia sejak Januari 2020 ini, berdampak pada semua bidang, termasuk bidang pendidikan. Kemetrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia  menetapkan kegiatan belajar dan mengajar dilakukan secara daring. Bahkan, kegiatan wisuda beberapa universitas pun dilakukan secara virtual. Banyak agenda pendidikan menjadi tertunda atau dialihkan, demi memutus rantai penyebaran virus COVID -19. Seperti halnya mereka yang berencana melanjutkan kuliah atau bekerja ke luar negeri, terpaksa menunda rencananya.

Akan tetapi, walaupun demikian, tidak ada salahnya mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris Anda sejak dari sekarang. Anda bisa mulai belajar mempersiapkan diri untuk mengikuti tes IELTS demi kepentingan study atau bekerja di luar negeri. Demi tetap menjalankan protokol kesehatan COVID-19, Anda bisa mencoba kursus IELTS secara online di lister.co.id. Anda juga bisa belajar untuk meningkatkan skor IELTS agar  bisa menembus universitas yang diinginkan, atau mengejar beasiswa impian. 

Mengenal Lister.co.id

Lister.co.id adalah one stop learning paltform, di mana Anda bisa belajar bahasa dari mana saja dan kapan saja. Jangan khawatir, Anda bisa menyesuaikan ritme belajar sesuai dengan kecepatan belajar dan level kemampuan berbahasa Anda. Jika ingin mengenal lebih dekat lister.co.id Anda bisa menyimak video berikut ini. 




 

Mengapa harus Lister.co.id?

-       Kapanpun, Di manapun 

     Sistem belajarnya yang secara online, membuat Anda bisa belajar dari mana saja dan kapan saja.

-       Dukungan Penuh 

      Jika Anda memiliki pertanyaan, tim Lister.co.id siap membantu setiap saat.

-      Kualitas Tinggi

Materi belajar dibuat dengan standar internasional yang disesuaikan dengan metode pengajaran lister.co.id.

-       Live Interaktif

Kelas apapun yang Anda pilih, disesuaikan dengan tujuan belajar. Anda akan belajar sesuai dengan kecepatan dan level belajar masing-masing.

-       Terjangkau

Kelas standar internasional denga harga yang terjangkau. Anda bisa mengakses materi selama 24 jam selama 7 hari seminggu.

-       Guru Bersertifikasi

Para pengajar di Lister.co.id adalah Foreign Lister Teacher yang bersetifikasi, dan telah mendapat pelatihan terlebih dahulu sebelum mengajar bahasa Inggris.

-       Support Comunity

Lister.co.id juga menyediakan komunitas pendukung untuk menemani belajar dan melayani konsultasi terhadap perkembangan Anda.

-       Bergaransi

Lister.co.id memberikan garansi skor IELTS 7 dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.


So, jangan sia-siakan waktu. Persiapan diri dengan belajar lagi untuk meningkatkan skor IELTS Anda. Sehingga ketika pandemi selesai, tiba saatnya mengejar impian untuk kuliah atau bekerja ke luar negeri, Anda sudah siap!


Dengan 5 Budaya Kerja Ini, Indari Mastuti Menjalankan Indscript Creative di Masa Pandemi

  Saya mengenal Indscript Creative sekitar akhir 2013, ketika mengikuti Sekolah Perempuan angkatan pertama. Sekolah Perempuan adalah sekolah...