Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Belajar Nulis Status Cantik Bersama Joeragan Artikel

Gambar
Emak-emak zaman now hampir semuanya menggunakan sosial media, khususnya facebook. Mulai dari yang ikut-ikutan biar kekinian, hingga yang memanfaatkan facebook sebagai lahan bisnis.

Nah, untuk alasan yang terakhir ini, Emak membutuhkan ilmu nulis status yang keren. Mengapa? Oleh karena nggak semua warga facebook nyaman dengan status jualan para Emak, yang jualan online.

Untuk itu Joeragan Artikel di bawah pimpinan Ummi Aleeya, mengadakan kelasStatus Cantik setiap bulannya. Materi kelas Status Cantik cocok bagi Emak yang mau mem-branding diri sebagai penulis atau pebisnis.

Oh ya, yang membuat kelas ini makin keren adalah materi tambahan serta pendampingannya. Jadi, selain materi tentang cara menulis status yang enak di baca, ada juga materi cara memotret, serta program saling endors sesama peserta.

Seru nggak, tuh? Alumninya malahan bisa gabung sebagai Pasukan Endors, lho. Pasukan Endors ini adalah salah satu jasa yang ditawarkan oleh Joeragan Artikel kepada para pebisnis UKM. Pasukan

Indari Mastuti, Mendidik Generasi Melalui Sekolah Gratis Indonesia

Kemajuan teknologi sekarang, entah bagaimana membuat adanya pergeseran gaya hidup pada masyarakat. Anak-anak yang tadinya diasuh secara penuh oleh orang tua, sekarang mulai dititip ke asisten rumah tangga. Tak jarang anak-anak ini malah menjadi lebih akrab dengan asisten rumah tangga, dibanding orang tuanya sendiri. Inilah yang membuat karakter anak-anak sekarang tidak sesantun dan semanis zaman dahulu.

Anak-anak mulai mengenal sinetron, suka membully teman yang dianggap lemah. Keprihatinan inilah yang membuat Indari Mastuti terketuk pintu hatinya. Terinspirasi dari putri sulungnya Nanit, beliau pun mengumpulkan anak-anak di sekitar rumahnya. Setiap hari anak-anak ini "bermain" di rumah Indari. Mulai dari menggambar, mewarnai, membaca bahkan hingga memotong kuku bersama.

Gerakan ini diawali di Bandung daerah Moh. Toha dan menyebar ke seluruh Indonesia. Kok bisa? Oleh karena Indari Mastuti menyuarakan gagasannya di sosial media.

Di antara ribuan friend list-nya ini, banyak y…