Senin, 10 Oktober 2016

Tips menyetir Jarak jauh Ala Bunda

Pernah nggak sih, bunda mengalami keadaan yang urgent? Misalnya, tiba-tiba harus menjenguk orangtua yang sakit di luar kota. Sementara untuk naik kendaraan umum kondisinya tidak memungkinkan. Mau nggak mau, bunda harus membawa kendaraan sendiri. Sebenarnya menyetir ke luar kota tidak terlalu menakutkan. Apalagi sekarang akses jalan tol udah nyampe ke mana-mana. Bahkan bisa dipastikan jalanan yang bunda lewati enggak akan terlalu sepi. Masih banyak bintang-bintang di langit yang nemanin sampai pagi. Lalu, bagaimana caranya agar menyetir jarak jauh ini bisa tetap nyaman dilakukan? Bunda bisa menyimak beberapa tips berikut ini:

Untuk menyetir jarak jauh, yang pertama harus bunda perhatikan adalah:
1. Kondisi kendaraan yang mau dibawa.
Apakah kendaraan dalam kondisi prima? Kapan terakhir kali service? Bagaimana kondisi ban, mesin dan yang lainnya. Sebaiknya menggunakan kendaraan dengan kaca yang agak gelap, agar orang tidak mengetahui jika pengemudinya adalah wanita.
2. Setelah itu cek kesehatan bunda juga? Apakah cukup fit untuk menyetir sendiri atau tidak. Jika kondisi kurang fit, ajak seseorang untuk menggantikan membawa kendaraan.
3. Cek kelengkapan kendaraan yang mau dipake? Mulai dari surat-menyurat, kotak P3K serta alat-alat standar seperti dongkrak, pompa, ban serep dan lain-lain).
4. Pastikan bahan bakar terisi penuh, ini untuk menghindari sering mampir di pom bensin. Banyak pelaku kejahatan yang mencari mangsa di pom bensin, lalu mengikutinya hingga ke jalanan sepi.



5. Sediakan uang tunai yang cukup dengan pecahan yang bervariasi. Pisahkan uang untuk membayar parkir dan tol, serta uang untuk keperluan di jalan.
6. Beristirahatlah setiap 3 jam di rest area atau restorant. Pilih rest area atau restorant yang tempatnya nyaman dan ramai. Bisa juga memilih untuk beristirahat di masjid.
7. Jika kamu harus menginap di perjalanan, pilihlah hotel yang ramah keluarga. Hati-hati memilih hotel di perjalanan, apalagi jika tempat yang mau dituju bukan tempat wisata.
8. Tidak perlu updated status di sosial media untuk beberapa waktu. Menghindari dari orang-orang iseng yang tidak bertanggungjawab.

See, ternyata menyetir jarak jauh bukanlah hal yang menakutkan. Hanya butuh persiapan yang lebih matang serta sedikit keberanian. Bagaimana, udah berani nyetir dengan jarak yang jauh bukan?

4 komentar:

  1. Hallo bunda enni malam, ke luar kotanya kemana bunda. Saya sendiri belum berani untuk keluar kota. Bagus artikelnya memotivasi! :-)

    BalasHapus
  2. Hallo bunda enni malam, ke luar kotanya kemana bunda. Saya sendiri belum berani untuk keluar kota. Bagus artikelnya memotivasi! :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mbak Nilam..Saya pernah harus ke Bekasi malam-malam dari BSD..Pernah juga BSD-Bandung, Sekayu-Palembang..Tapi yang di-photo, waktu jadi sopir serep BSD-Palembang hahah

      Hapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Konektivitas Transportasi Mendukung Daerah Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN)

Bandar Udara Sibisa, Toba Samosir, Sumatera Utara Sumber:  https://instagram.com/kemenhub151 Setahun yang lalu, saya beserta suami ...